Pentingnya Lisensi GPL WordPress

Haloo gais. Hari ini aku mau berbicara tentang lisensi GPL yang melekat pada WordPress. Lisensi GPL ini merupakan pembahasan pada WordPress Meetup yang dilaksanakan 6 Juni 2020 19.30. Nah yang ketinggalan bisa nonton di youtube aja.

WordPress dan GPL

WordPress merupakan CMS atau software yang didistribusikan dengan lisensi GPL, oleh karena itu software turunannya berupa themes/plugins yang dibuat WordPress Developer juga harus berlisensi GPL.

free as in speech, not as in beer.

Mungkin quote ini lebih tepat menggambarkan lisensi GPL ini. Aturan lisensi GPL memberikan 4 kebebasan yaitu:

  • Bebas menggunakan software (WordPress) untuk berbagai kepentingan
  • Bebas memodifikasi software (WordPress) sesuai kebutuhanmu
  • Bebas mendistribusikan atau membagikan ulang software (WordPress)
  • Bebas mendistribusikan software (WordPress) yang sudah kalian modifikasi dan bagikan ke pengguna lain supaya pengguna lain merasakan manfaat seperti yang kamu rasakan.

Mungkin kalian mulai bingung kenapa ada themes dan plugins berbayar ya?

Oke jadi themes dan plugins berbayar juga berlisensi GPL karena mereka juga turunan dari WordPress yang berlisensi GPL yang artinya kalian bebas menggunakan themes/plugin tersebut untuk tujuan apapun, bebas memodifikasi, bebas membagikan dan berbagi dengan pengguna lain.

Trus kenapa berbayar?

Bebas bukan berarti gratis. Menjual themes/plugins sah-sah saja karena kita membayar “service” atau “layanan” yang diberikan. Layanan yang diberikan berupa dukungan dan bantuan jika terjadi sesuatu hal dengan software yang bersangkutan.

Perlu diketahui kita wajib membayar kepada developer yang bersangkutan supaya kita mendapatkan dukungan dan bantuan dari developer.

Jadi kalian harus berhati-hati jika ketemu jasa pembuatan website yang katanya pake themes dan plugins premium. Pastikan benar-benar premium dan kalian mendapatkan dukungan dan bantuan nantinya jika terjadi apa-apa dengan software yang kalian miliki.

Themes dan Plugins Nulled

Nah kalian perlu berhati-hati nih dengan themes/plugins nulled atau yang harusnya kalian dapatkan dengan membayar developer tetapi kalian bisa dapatkan secara gratis.

Themes dan Plugins nulled adalah versi dari software yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga kalian bisa menggunakan secara gratis. Tetapi “modifikasi” ini yang kita patut waspadai, karena modifikasi ini bisa jadi disusupi malware atau iklan, atau bahkan tools hacking.

Memang sih secara lisensi GPL memodifikasi ini sah-sah saja, bahkan untuk tujuan jahat juga sah-sah aja. Oleh karena itu pentingnya membeli themes dan plugins berbayar adalah menghindari kejahatan seperti ini.

Kalau mau gratis kalian bisa download di repositori WordPress, dimana themes dan plugins yang disediakan sudah sesuai aturan-aturan dan standar kualitas WordPress dan yang jelas aman, karena setiap themes dan plugins yang masuk akan dicek oleh tim WordPress.


Freedom is an important part of developing WordPress themes. If you plan to distribute your theme, it is a good idea to license it fully under the GPL, so others can enjoy the same freedoms that you did when creating it.

Akhir kata, karena WordPress berlisensi GPL mari kita ciptakan ekosistem yang baik dan bebas untuk WordPress dan pengembangannya ke depan. Dari kita untuk kita.

Sumber: https://developer.wordpress.org/themes/getting-started/wordpress-licensing-the-gpl/

Alasan Kenapa Pake WordPress??

Berbicara tentang WordPress tidak ada habisnya. Banyak web developer menyarankan untuk menggunakan WordPress jika ingin membuat sebuah website. Saya jadi pengen sekedar sharing tentang WordPress. Berbagi pengalaman kenapa saya suka banget yang namanya WordPress. Dari pertama kenal, sampe sekarang gamau move on ke cms lain.

CMS?? Apaan tuh??

Oke, jadi CMS tu singkatan dari Content Management System, biar googling aja sendiri, di Wikipedia juga ada. Intinya CMS itu adalah sebuah perangkat lunak yang berorientasi pada pengelolaan konten. Jenisnya CMS ada banyak, misalkan Blogger, WordPress, Drupal, Joomla, dan lain lain.

Oke jadi balik ke topik, kenapa sih saya suka WordPress.

#1 WordPress itu Open Source
Open Source itu artinya perangkat lunak tersebut kode sumbernya boleh dilihat oleh pengguna lain, sehingga semua pengguna dapat memahami bagaimana kerja perangkat lunak tersebut, dan bisa ikut mengembangkan atau memperbaiki kode sumbernya. Efeknya dengan open source, perangkat lunak tersebut menjadi free atau gratis. Tidak dipungut biaya untuk menggunakan perangkat lunak tersebut.

#2 WordPress itu customizable
Customizable bisa diartikan mudah dimodifikasi. Ini juga merupakan efek samping dari sifatnya yang open source, sehingga bagi siapapun WordPress sangat mudah dimodifikasi. Apalagi dengan adanya hook dan filter pada fungsi WordPress, sangat memudahkan untuk menambahkan fungsi-fungsi tertentu.

Misalnya nih, contoh simpel untuk penggunaan featured image postingan saya di blog ini. Saya menambahkan beberapa fungsi ke dalam themes saya, sehingga saya bisa menggunakan external image untuk featured image.

#3 WordPress itu dokumentasinya lengkap banget
Karena sifatnya yang open source, pengguna WordPress sangat banyak di dunia. Sehingga nggak sedikit juga sebagian pengguna WordPress berbagi tutorial menggunakan WordPress. Mulai dari tutorial yang sifatnya sederhana, sampe tutorial yang sifatnya kompleks.

#4 WordPress nggak sekedar buat ngeblog
WordPress sekarang nggak sekedar buat blogging doang. Dengan banyaknya plugin dan themes yang tersedia, WordPress bisa digunakan untuk membuat sebuah toko online, portal berita, portal jual beli, forum, sampe situs jejaring pertemanan.

#5 WordPress itu user friendly
User friendly artinya WordPress cukup bersahabat. Dari segi panel admin, tampilannya sangat memudahkan pengguna untuk memulai mengelola konten di blog. Dari segi themes dan pluginnya sangat variatif dan keren-keren. Dari segi SEO nya WordPress sangat bagus. WordPress sendiri sudah dibuat dengan kode-kode html yang semantik, sehingga sangat mudah di index oleh mesin pencarian seperti Google. Efeknya jika situs anda dengan mudah ditemukan di Google, maka pengunjung akan meningkat.

Keren kan WordPress tu?? Kira-kira ada alasan lain nggak kenapa kalian tetep suka dengan WordPress. Coba deh share pendapat kalian. Nanti alasan yang bagus, bakalan saya tambahkan ke dalam tulisan ini dan saya cantumkan link anda juga.

Atau malah anda tertarik mengenal dan mempelajari WordPress? Mari kita diskusikan di dalam komentar dibawah tulisan ini.

Tambahan!
Tambahan ini saya dapatkan ketika mengikuti Meetup WordPress Yogyakarta #1 di basement kantor NiagaHoster

WordPress Meetup Yogyakarta Pertama

#6 WordPress API
Sederhana nya WP Rest API ini berfungsi untuk mengambil data pada sebuah website. Misalkan saya membuat aplikasi android dhimaskirana.com, kemudian untuk menampilkan data tulisan dari blog ke dalam aplikasi sangat simpel. Tinggal menggunakan WP Rest API. WP Rest API ini sudah masuk ke core WordPress mulai versi WordPress 4.7 “Vaughan” ke atas. Saya pribadi belum begitu memahami ini, tetapi sepertinya cukup menarik untuk dipelajari.

#7 WordPress CLI (Command Line Interface)
WP-CLI adalah satu set command-line yang digunakan untuk mengelola WordPress. Sederhananya kita bisa mengelola website dalam jumlah banyak tanpa harus menggunakan browser. Hanya menggunakan beberapa perintah seperti cmd pada Windows, maka perintah dapat langsung dijalankan. Contohnya:

$ wp plugin install rest-api --activate
Installing WordPress REST API (Version 2) (2.0-beta13)
Downloading install package from https://downloads.wordpress.org/plugin/rest-api.2.0-beta13.zip...
Unpacking the package...
Installing the plugin...
Plugin installed successfully.
Activating 'rest-api'...
Success: Plugin 'rest-api' activated.

Bagi pemilik website WordPress dalam jumlah banyak, WP-CLI ini sangat bermanfaat. Kalau cuma satu doang, ya mending pake browser lebih simpel. hehe..

#8 Tiga-Router
Jika anda pernah tahu sistem router pada Laravel? Ya mirip seperti itulah pokoknya. Intinya dengan Tiga-Router kita bisa membuat sistem di Front End. Misalkan sistem input data tanpa harus menggunakan backend. (CMIIW)

Tiga-Router ini sedang dikembangkan oleh perusahaan startup digital Tonjoo.com

Mahal WordPress Themes

Mahal is free WordPress Themes. One column and fully responsive. Randomized header background.

DOWNLOAD : https://wordpress.org/themes/mahal

Features :

  • Post Formats
  • Simple
  • Responsive
  • Custom background
  • Custom color via theme customizer
  • Custom menu
  • 2 footer widget areas

Requires at least: 4.1
Tested up to: 4.1

Featured on:
http://codegeekz.com/25-free-wordpress-themes-for-2015/ – 25 Free WordPress Themes for 2015

DK Themes tersedia di WordPress

DK Themes sekarang tersedia di WordPress Themes Directory. DK Themes merupakan themes wordpress buatanku yang kedua (yang pertama nggak aku submit ke WordPress).

Iseng-iseng aja coba kirim ke trac wordpress themes, dan akhirnya di terima. Ingin mencoba download saja di http://wordpress.org/extend/themes/dk.

DK Themes

Themes ini dibuat menggunakan underscores, starter themes WP yang biasa digunakan untuk memulai membuat themes WP.

DK Themes ini memiliki beberapa fitur yaitu:

  • Back To Top Plugin
  • Nice Scroll Plugin
  • Favicon
  • Breadcrumbs
  • Page Navigation
  • Using Font Awesome
  • Responsive Design

Langsung download aja!!! Bangga buatan lokal nggih 😀

Buku Belajar WordPress

Liburan sekolah telah usai, saatnya kembali ke aktivitas belajar. Namun sebelum memulai aktivitas belajar kembali, saya menyempatkan diri untuk membersihkan kamar, karena kamar saya sangat berantakan. Kayak kamar anak kos gitu. heheheh :p

Ketika membersihkan kamar, saya pun menemukan sebuah buku panduan ngeblog, judulnya “Membuat SITUS & BLOG Sederhana“. Berikut penampakan bukunya.

Membuat Situs dan Blog Sederhana

Dengan buku tersebut juga aku pertama kali mengenal apa itu blog, kemudian mengerti blogging. Di dalam buku tersebut terdapat tutorial ngeblog dengan Blogger, WordPress dan Blogdetik. Dari 3 tutorial yang di tuliskan dalam buku tersebut, saya lebih tertarik pada WordPress. Alasannya karena fitur WordPress lebih lengkap.

Hal biasa bagi pemula memilih platform blog yang simple, dan banyak fitur. Saya pun memulai panduan ngeblog di WordPress.com. Dan berbuah hasil dengan blog pada WordPress.com, ini blog saya di WordPress.com (http://dhimaskirana.wordpress.com/)

Puas rasanya bisa membuat blog. Namun karena rasa penasaran saya yang sangat tinggi, di dalam buku tersebut terdapat tutorial Instalasi WordPress.

Agak membingungkan bagi pemula maksudnya apa tuh instalasi wordpress, apa itu web server, apa itu cpanel, apa itu Fantastico. Semuanya bagi saya ketika pertama mengenal blog, hal yang sangat membingungkan, akhirnya dengan bantuan mbah Google, saya pun akhirnya mengerti.

Sempet juga belajar ngeblog dengan web hosting gratis dan domain gratis, namun hanya untuk pembelajaran semata. Setelah semua di coba, sampai akhirnya saya memiliki blog ini. 😀