HATI-HATI! MODUS PENIPUAN STROBERI KASIR BRI!

Haloo selamat pagi, hari ini aku mau membagikan pengalamanku hampir terkena penipuan Stroberi Kasir BRI.

Oke langsung aja buat temen-temen yang gatau apa Stroberi Kasir BRI, ini adalah aplikasi kasir yang ditujukan untuk pedagang, sehingga memudahkan untuk bertransaksi secara virtual. (koreksi yaa kalau salah)

Nah aplikasi ini bisa menjadi dompet virtual di mana kita bisa menyimpan saldo yang kita terima, bisa transfer ke rekening ataupun sebaliknya. Nah aplikasi ini memiliki kemiripan dengan aplikasi oneklik BCA. Kemiripannya adalah kita bisa menambahkan nomor rekening kita ke aplikasi Stroberi Kasir BRI ini, supaya mudah menarik uang dari rekening atm kita.

Tapi justru fitur ini disalahgunakan oleh oknum untuk mengambil uang dari atm korban. Penipu bermodus pegawai BRI yang memberitahukan bahwa kita mendapatkan hadiah karena poin kita sudah banyak.

Oke jadi kejadian ini terjadi hari Rabu, 1 Juli 2020. Pukul 18.00 saya lagi santai habis kelar kerjaan WFH, tiba-tiba aku mendapatkan telepon dari 0816-741409 (WhatsApp). Orang ini mengaku-ngaku dari pegawai pusat BRI di Jakarta, menginformasikan bahwa aku merupakan pemenang salah satu hadiah poin BRI. Trus mengatakan bahwa nanti aku akan mendapatkan 7 kali sms verifikasi untuk memastikan bahwa aku adalah pemenangnya.

SMS Pertama

Dalam meyakinkan korban bahwa dia adalah benar-benar pegawai BRI, penipu ini menyuruh kita mengecek apakah ada SMS dari BRI yang menginformasikan kode verifikasi?

Memang sekilas kita lihat sms dari BRI berisi kode verifikasi, mana ada kan penipuan niat sekali menggunakan SMS atas nama BankBRI. Oke sebelum kita lanjutkan aku mau share perbedaan beberapa SMS dari BRI. Gambar dibawah memperlihatkan beberapa SMS dari jenis transaksi/kegiatan yang kita lakukan di produk-produk bank BRI.

Jenis SMS BRI

Oke lanjut, setelah aku mulai percaya karena SMS dari BRI, si penipu mulai melancarkan aksinya dengan bermodus “verifikasi pemenang”, penipu meminta nomor ATM yang tertera di kartu atm beserta code expirednya.

Dan kemudian saya menerima SMS lagi, dan si penipu meminta kode yang dikirim ke SMS dengan alasan untuk verifikasi.

Permintaan Kode OTP

Nah sampai sini saya langsung menutup telp saya, kemudian si penipu masih ngotot telp saya, tetap saya reject. Yang terakhir penipu menelpon menggunakan nomor 021-14017 (area Jakarta).

Disini penipu masih ngotot meminta kode verifikasi yang dikirim melalui SMS, saya bilang buat apa, penipu beralasan untuk verifikasi nomor rekening, bahkan penipu mengancam akan memblokir nomor ATM saya jika tidak memberikan kode verifikasi yang dikirim melalui sms.

Aku sempet bertanya nama dia siapa dan kantor cabang BRI mana. Si penipu ini mengaku bernama Eko Kurniawan pegawai Bank BRI Rasuna Said. Aku gak tau persis ini data beneran apa nggak, pokoknya disitu aku tetep gak memberikan kode OTP.

Akhirnya mungkin karena berlama-lama, penipu akhirnya menutup telpnya. Sebenarnya pengen aku lama-lamain telpnya, biar penipunya rugi pulsa, tapi udah keburu di tutup penipu.

Akhir kata buat temen-temen lebih berhati-hati dengan modus penipuan baru ini, lebih waspada dan lebih kritis dalam menerima telp yang mengaku dari Bank.

Kalau kata bapakku yang bekerja di salah satu bank swasta juga, bank akan memberikan pemberitahuan berupa surat resmi kepada pemenang hadiah. Jadi jangan terlena telp berhadiah dari Bank yaaaa…

HATI HATI! PENIPUAN ONEKLIK BCA!!!

Oke gaes, selamat malam..

Kali ini saya mau share ke temen-temen, khususnya para seller online untuk lebih berhati-hati dalam transaksi online, karena penipuan menggunakan modus oneklik BCA saat ini sangat marak terjadi.

Selasa, 16 Juli 2019

Dimulai dari Senin, 15 Juli 2019 pukul 23.21 WIB ada sebuah whatsapp ke hape saya yang tertarik dengan iklan Men Shoes Sneakers Breathable di OLX saya. Nomor whatsapp nya adalah 083801040516 atas nama Ferry Rakhmatullah.

Seperti pembeli pada umumnya, tanya-tanya soal barangnya. Trus tanya soal kurir pengirimannya. Kemudian minta tolong di total semuanya. Totalnya 190.000 sama ongkir JNE.

Kemudian penipu meminta foto kartu atm dan ktp saya. Saya masih berpikir biar dia percaya sama saya sebagai seller, makanya wajar minta foto kartu atm dan ktp.

Eh trus dia nanya kode OTP (One Time Password) yang masuk ke SMS saya. Disini aku bingung kok pake OTP. Setahu aku OTP tu semacam kode rahasia untuk autentikasi.

Nah posisi disini aku emang gatau apaan itu OneKlik BCA, jadi aku dengan polosnya screenshot OTP nya, aku kirim ke penipu. Dan jeng-jeng munculah notifikasi SMS bahwa akun rekening saya berhasil ditambahkan ke GOPAY OneKlik BCA.

Di sinilah aku curiga, langsung deh saldo di rekening BCA, saya transfer semua ke saldo OVO. Di rekening BCA saya ada Rp 873.234,- kemudian saya transfer ke saldo OVO Rp 800.000,- jadi masih saya sisakan Rp 73.234,-

Kemudian aku sempet searching soal OneKlik BCA, aku pahami sistem kerjanya bagaimana. Ternyata kode OTP yang diminta penipu adalah proses menambahkan rekening ke akun OneKlik BCA si penipu.

Trus aku ikutin dulu nih kelanjutan si penipu, ternyata saya suruh konfirmasi saldo yang ada di rekening. Saya kirimkan screenshot saldo saya di rekening ada Rp 73.234,-

Si penipu bilang kalau harus ada minimal 500.000 supaya bisa transfer. Disini aku bingung, saya harusnya terima duit sebagai seller, kok malah suruh isi saldo. Saya bilang aja, “gimana saya isi saldo, lha saldo saya aja cuma ada Rp 73.234?

Kemudian aku akhiri chat dengan menuduh dia mau nipu. Dan akhirnya si penipu ambil Rp 73.000,- dari rekening saya. Lumayan deh, hari ini bisa sedekah 73 ribu ke orang miskin. :mrgreen:

Akhir cerita, saya diblock dan percakapan tidak berlanjut lagi. So buat temen-temen seller, mohon berhati-hati yaaa…

Ohh iya, kan rekening BCA aku udah tersambung ke akun OneKlik BCA si penipu, akhirnya saya laporan ke Halo BCA, dan akhirnya dibantu pihak BCA untuk menghapus rekening ku di OneKlik BCA si penipu.

Rabu, 17 Juli 2019

Oke, aku lanjutkan tulisan ini ya gaes.

Jadi tanggal 17 Juli 2019, kejadian serupa terjadi lagi. Tapi yang berbeda disini adalah, si penipu minta foto KTP + selfie dengan KTP. Aku juga sempet foto KTP dan selfie, karena percakapan di awal kerasa serius banget pengen beli barangnya. Jadi aku masih berpikir positif kalau orang ini mau serius beli hape.

Kemudian ketika si penipu meminta nomor ATM, disinilah aku baru ngerti dia mau menipu. Langsunglah aku semprot. wkwk

Di atas aku sertakan sekalian voice note nya dari si penipu, jadi siapa tau kalian menemukan kasus seperti ini dan suaranya pelaku mirip sama suara ini.

Ohh iyaaa, KTP yang dikirim penipu atas nama Rahmat Maulana. Tapi aku percaya si penipu bukan Rahmat Maulana, karena penipu akan menggunakan foto KTP dan selfie KTP korban yang sudah dikirim.

Soo, kalau ada dari kalian yang kena tipu OneKlik BCA dan si penipu pakai foto KTP dan foto selfieku, jangan tuduh aku yaa. Di sini aku juga menjadi korban.

Akhir kata, hati-hati dalam bertransaksi online, lebih cermat dengan layanan baru seperti OneKlik, selalu ikuti perkembangan teknologi pembayaran.